Para Mushollin membutuhkan konsentrasi untuk mengarahkan pikiran atau jiwa pada saat jiwa seseorang yang sedang sholat untuk mengarahkan jiwa pergi meninggalkan tubuh sehingga dengan leluasa kesadaran berubah menjadi pengendali atas dirinya sendiri. Bahkan sholat merupakan meditasi tingkat tinggi apabila dijalankan dengan benar dan khusyu’ dalam keadaan khusuk maka seseorang akan mengingat Allah,bukan menginghat hal-hal yang lain.